Jumat, 31 Januari 2014

Ibu gelap lahir anak cerah



ROSEMERE FERNANDES DE ANDRADE bergambar bersama anak-anaknya di Pernambuco, Brazil baru-baru ini.

OLINDA - Seorang wanita kulit hitam di Brazil, Rosemere Fernandes de Andrade mengejutkan ramai saintis selepas melahirkan tiga orang anak berkulit putih, lapor sebuah akhbar semalam
Seorang profesor genetik dari Universiti Persekutuan Pernambuco, Valdir Balbino berkata, perkara itu jarang berlaku kerana ibu-bapa dan dua adik beradik mereka berkulit hitam.
Menurutnya, peluang mendapat seorang anak albino adalah satu dalam empat hanya jika kedua-dua ibu dan bapa merupakan pembawa gen albino.
Keluarga tersebut tinggal di sebuah setinggan di sini, timur laut Brazil. Tiga kanak-kanak itu kerap menjadi bahan ejekan rakan-rakan di sekolah mereka
Pesakit albino tidak cukup pigmen melanin yang memberi warna gelap pada kulit, rambut dan mata serta melindungi badan daripada sinaran matahari.
"Saya bimbang mereka dijangkiti barah kulit kerana tiada wang membeli perlindungan yang mereka perlukan," kata ibu berusia 27 tahun itu.
Selain itu, dia pernah ditahan seorang pengawal keselamatan sekolah yang menuduh dia cuba menculik tiga anaknya itu kerana perbezaan warna kulit. - Agensi
ReadFull Article ..

Kamis, 30 Januari 2014

Berwisata Menapak Jejak Di Benteng Kedung Cowek

Siang itu sebanyak empat kendaraan truk militer tampak keluar dari kawasan wisata Monumen Tugu Pahlawan - Surabaya pada hari Minggu tanggal 23 Juni 2013.



 Penumpang kendaraan itu selain beberapa anggota militer, juga terdapat warga sipil. 


Click : Nikmatnya Oleh-oleh Khas Tuban
 Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban 

Yang menarik, beberapa diantaranya ada yang berpakaian ala pejuang masa lampau lengkap dengan perlengkapan  dan persenjataannya.

Laksana konvoi pasukan militer, mereka kemudian menuju ke sebuah benteng kuno di daerah Kedung Cowek. 


     Click Tips dan Panduan Lengkap Cepat Hamil

Sebuah kesempatan langka yang tentu sangat sayang dilewatkan bagi mereka yang suka dengan kegiatan bertema sejarah dan perjuangan bangsa.

,
Kegiatan berkunjung dan menapak tilas ke benteng Kedung Cowek itu merupakan rangkaian acara Jambore Sejarah Militer yang diadakan oleh Roode Brug Surabaya yang bekerja sama  dengan Batalyon ARHANUDSE-8 Sidoarjo dan komunitas-komunitas sejarah lainnya.

Kurang dari 30 menit perjalanan pun sampai di lokasi benteng yang berada tak jauh dari kawasan jembatan Suramadu. Tampak beberapa anggota militer yang berjaga di kawasan itu karena kawasan  itu memang tertutup bagi umum dan dalam pengawasan militer.Beberapadantara mereka  sedang bekerja sama membersihkan semak belukar yang tumbuh lebat disana. Kesan seperti dalam hutan lebat pun sangat terasa.


Rombongan lalu turun dari kendaraan yang dilanjutkan dengan berjalan kaki selama kurang lebih 1 km melewati rindangnya pepohonan. 


Click here : Tokokoo

Karena begitu lebatnya semak-semak disana, semua pengunjung mengenakan sepatu yang representatif untuk melindungi dari gigitan ular dan sengatan binatang berbisa lainnya.

Selama perjalanan itulah, saya menjumpai beberapa bangunan benteng kuno . Ada yang terawat dengan baik dan telah dibersihkan dari semak-semak, tetapi ada juga yang masih dalam cengkeraman pepohonan dan semak-semak. 
______________________________



Layanan untuk Web Hosting dan Domain Anda :



 Click here: Jagoan Hosting



 Click here : Bali Orange Communications

 Click here : Pasar Hosting

 _____________________________
Nuansa angker, seram dan mistis sangat terasa pada bangunan kuno yang masih belum dibersihkan itu.

Pada bangunan benteng yang bersih itu, rombongan bisa  naik dan memasukinya. Tentu tak mudah karena kontur tanahnya yang tidak rata dan berbukit-bukit. Begitu pula ketika memasukinya. 


 CLicK : Promo Master Web Network

Bahkan ada beberapa diantara benteng itu yang untuk memasukinya harus dengan melompatinya dan merundukkan tubuh.


Di dalam benteng dengan ketebalan dinding sekitar 40 cm itu ada yang berupa ruangan kosong dengan lubang kecil sebagai ventilasi dan lubang pengintaian musuh.


             Click : Mudahnya Transaksi ONline Dengan IPAYMU 

Ada juga ruangan yang terdapat bekas landasan yang berbentuk setengah lingkaran untuk menempatkan  tank atau meriam.


Sambil mengunjungi benteng-benteng itu, panitia dari Roode Brug juga memberikan penjelasan tentang sejarah Benteng Kedung Cowek lengkap dengan penjelasan berupa foto-foto. Sehingga rombongan pun bisa tahu dan membayangkan apa saja yang ada dan terjadi di kawasan benteng ini.


Dalam sejarahnya, setelah Jepang menyerah benteng-benteng tersebut masih utuh. Sejumlah meriam yang besar dilindungi oleh beton yang tebal dan kokoh, dimaksudkan untuk menghadapi kapal musuh yang mendekati pelabuhan dan pantai Surabaya.


Belanda tak sempat menembakkan satu peluru pun pada waktu pasukan matahari terbit itu menyerang dan kemudian menduduki wilayah jajahan Belanda, termasuk Pulau Jawa. Tentara Jepang kemudian menambah persenjataan dan memperkuat perlindungan.



Click here : Sign Up PAYZA For Free

Namun, mereka pun tak sempat memanfaatkan benteng-benteng itu, sehingga lokasi pertahanan yang kokoh dan lengkap dengan persenjataannya boleh dikatakan jatuh secara utuh ke tangan Republik Indonesia yang baru diproklamasikan.

Di sinilah anggota pasukan Sriwijaya yang terlatih dan mempunyai pengalaman tempur ditempatkan. Sebab itu, pada waktu kapal perang Inggris menembaki kota Surabaya, pihak Inggris sangat terkejut melihat perlawanan dari arah benteng-benteng di Kedung Cowek ke pangkalan mereka di kawasan Ujung Dermaga . 

Dari kualitas tembakan yang bisa menjangkau sasaran sejauh sekitar 4 km, Inggris menyangka yang melayani meriam-meriam itu adalah anggota tentara Jepang yang tak tunduk pada perintah Sekutu. Sehingga perlawanan itu disangka sebagai tindakan penjahat-penjahat perang (war criminals).

Di kemudian hari, dari sejumlah orang Indonesia yang ada di pasukan Inggris itu, terungkap bahwa Inggris tidak memperhitungkan kalau pihak Indonesia memiliki anggota pasukan berkemampuan melayani meriam-meriam berat di benteng-benteng Kedung Cowek.


Akhirnya, sepanjang pertempuran 3 hari di penghujung bulan Oktober 1945 dan dalam pertempuran mempertahankan Surabaya mulai 10 November 1945, diperkirakan lebih dari sepertiga pasukan Sriwijaya tewas. Sebagian besar dari mereka tewas di benteng-benteng Kedung Cowek. Banyak jenazah mereka yang tidak sempat dikuburkan karena perang berkecamuk cukup panjang. 

Penyusuran dan napak tilas ini diakhiri pada pukul 15.00. Sebelum pulang, moment berfoto ria tentu tak dilewatkan. terlebih bagi mereka yang berpakaian ala pejuang atau pasukan bersenjata replika tampak begitu antusias dalam mengimpresikan aksi dan penampilan mereka .

Baca juga dan Klik artikel menarik berikut ini  :


 Gratis : Tiket Nonton Piala Dunia 2014 

Gaun Pengantin Terbuat dari 9999 Kuntum Bunga Mawar


 Click Nikmatnya Oleh-oleh Khas Tuban


Artikel-artikel Menarik lainnya bisa Anda baca 

di Link berikut ini :


www.blogger.comblogspot.com



Sebuah pengalaman wisata yang sangat berkesan karena kesempatan seperti ini sangat langka menginta merupakan kawasan yang tertutup bagi umum.Entah kapan acara seperti itu akan diadakan lagi.



=====================================================================

Break Session :


Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan Langsung KLIK Link di bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :

Jenazah Utuh Walau Sudah Dimakamkan Puluhan Tahun 
Sisi lain Keindahan Di Gunung Bromo
Jejak Panser Yang legendaris Di Surabaya 
Kupat Ketheg yang Unik Dan Khas Di  Gresik 
Koleksi Keramik Kuno masa Dinasti Ming di  Di House of Sampoerna 

Menambang Uang Melalui Facebook dan Blog

Tips Jitu Untuk Meningkatkan Traffic Situs atau Blog
OLeh-oleh Khas Tuban 
 
Penampakan Hantu Di Taman Pelangi Yogyakarta 
Walikota Surabaya Berjualan Soto Ayam 
Indahnya Lampion  Sang Presiden  
Koleksi Boneka Porno Di Museum Kesehatan  
Aneka Ragam Rokok Klasik Produksi Sampoerna 
 
Misteri Masjid Jin Yang Indah dan Megah  
Wisata Religi Ke Pura Di Jawa Timur    
Masjid Muhammad Cheng Hoo Yang Berhias Lampion  
Keunggulan Bergabung dan Menulis di Vlog - Vivanews     
Jejak Tragedi Gerbong Maut Di Museum Brawijaya
 
Jejak Kebesaran Sunan Giri Di Gresik  
Mahkota Emas Kerajaan Dan Kesultanan Di Nusantara
Koleksi Benda Yang Menyeramkan Di Museum Kesehatan
Jejak Tragedi Gerbong Maut Di Malang
Tips Optimal Memperoleh Rezeki Di Blog 


Tiga Mobil Kuno Yang Legendaris Di Jawa Timur
Candi Masa Kerajaan Majapahit Di Trowulan 
Untaian Kisah Menarik Di Kelenteng Kwan Sing Bio 
Jejak Letusan Di Gunung Bromo dan Gunung Kelud
Kelenteng Kuno Di Kota Jombang

Patung Budha Yang Indah dan Unik Di Jawa Timur 
Kelenteng Dengan Lukisan Kuno Yang Indah  
Jejak Budaya Masa Lampau Di Makam Sunan Bonang

Wanita Inspiratif Ala Putri Herlina Dan Lennes Imut-imut
Gereja Yang Indah Dan Unik Di Jawa Timur 
 
Bebatuan yang Indah Dan Bercahaya Di Lamongan
Monumen Pesawat Yang Legendaris Di Jawa Timur
Sensasi Memetik Teh Di Kebun Teh Kertowono
Kisah Batu Kodok Di Lamongan 
Nasi Boran Yang Khas Dan Nikmat Di Lamongan
 
Patung Gajah Mungkur Yang Unik Di Gresik
Kisah Batu Gajah Yang Unik Di Tuban
Jejak Nostalgia Wisata Museum Di Surabaya 
Menyapa Monyet Liar Di Pemandian Bektiharjo 
Indahnya Kesenian Kuda Di Jawa Timur 

Pelabuhan Kuno Yang Legendaris Di Tuban 
Merenda Kenangan Di Pantai Pasir Putih Situbondo
Budaya Minum Tuak Di Bumi Ronggolawe
Merajut Kenangan Indah Di Malioboro Yogyakarta
Busana Kerancang Betawi Yang Indah Dan Menawan 

Eksotisme Wisata Air Terjun Sri Gethuk

Uniknya Memancing Di Ranu Grati Pasuruan 
Sejuta Kisah Menarik Di Kelenteng Kwan Sing Bio 
Jejak Perjuangan Bangsa Di Museum Benteng Vredeburg  
Koleksi Wayang Kulit Di Museum Santet

Swastika Ala Nazi Di Kelenteng Kwan Sing Bio 
Nuansa Seram Dalam Ritual Sumpah Pocong
Mengenang Gus Dur Di Kelenteng Boen Bio
Menikmati Surabaya Dengan Surabaya Heritage Track 
Legenda Kwan Kong Di Kelenteng Kwan Sing Bio

Suharto, Hercules Bergigi Baja Dari Tuban  
Masjid Aschabul Kahfie Di Dalam Gua Yang Unik 

Eksotisme Tradisi dan Budaya Dalam Pengantin Betawi
Megahnya Istana Kaisar Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Nostalgia Masa Kecil Di Museum Anak Kolong Tangga

Ovi, Gadis Hulk Yang Perkasa Dari Tuban 
Menguji Nyali Di Tebing Watu Ondo
Mengenang Fenomena Aneh Gadis Kristal Di Tuban
Camilan Ampo Yang Terbuat Dari Tanah 
Ongkek Yang Langka Di Museum Kambang Putih Tuban 

Dinding Jebol Jejak Pelarian Pangeran Diponegoro
Foto Rongten Korban Santet Di Surabaya
Mobil Rolls Royce Kuno Milik Dinasti Sampoerna
Koleksi Tengkorak Manusia Di Museum Santet
Sumur Gemuling Yang Keramat Di Makam Sunan Bejagung

Misteri Jutaan Ikan Keramat Di Gua Ngerong 
Jejak Budaya Kerajaan Majapahit Di Candi Jabung
Aksi Premanisme Di Air Terjun Madakaripura 
Ondel-ondel Betawi Yang Unik dan Artistik
Oleh-oleh Dendeng Tokek Dari Probolinggo

Ancaman Maut Di Anak Gunung Kelud 
Jejak Vandalisme Makam Belanda Di Surabaya
Spa Alami Di Wisata Gunung Kelud 
Penampakan Hantu Di Petilasan Gembul
Kelenteng Boo Hway Bio Yang Indah Di Mojoagung

Misteri Gedung Singa Di Kota Surabaya
Nuansa Menegangkan Di Terowongan Gunung Kelud
Tauwa, Kuliner Peranakan Tionghoa Di Nusantara
Sayembara Unik Mengangkat Mesin Ketik Kuno
Sejuta Kekaguman Di Wisata Gunung Kelud

Mobil Mercedes Benz Kuno Peninggalan Bung Karno 
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Nostalgia Bung Karno Dengan Tokoh-tokoh Dunia
Gereja Batu Yang Unik Di Puhsarang Kediri
Patung Budha Sedang Tidur Di Mojokerto

Nostalgia Bung Karno dengan Tokoh Populer Dunia
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Kelenteng Hok Liong Kiong Yang Indah Di Jombang
Patung Makco Thian Shang Sen Mu Di Kediri


Gadis di Tuban  Penarik Truck Dengan Menggunakan Rambut dan Gigi
Kerangka Gajah Purba Di Lamongan
Wisata Religi Di Makam Sunan Giri
Nasi Krawu Yang Nikmat dan Khas Gresik
Kue Pudak yang Nikmat dan Khas Gresik


Gedung Setan Yang Terkenal Di Surabaya
Mengenang Marching Band Sampoerna Yang Fenomenal
Indahnya Panorama Senja Di Pantai Kartini 
Pasar Tradisional Di Ranuyoso Yang Eksotis 
Kelenteng Sumber  Naga Di Kota Probolinggo  

Nenek Penghuni Hutan Pinus Di Banyuwangi 
Bunker Peninggalan Belanda Di Surabaya
Wisata Guci Alit Yang Indah Di Lumajang  
Pura Luhur Poten Di Lautan Pasir Gunung Bromo
Gunung Bromo Yang Indah Dan Mengesankan
Lokomotif Kuno Di Museum Probolinggo

Tips Optimal Memperoleh Rezeki Di Blog
Tips Optimal Dalam Bergabung Dengan Program Afiliasi 
 



Tips Mencari  Dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog

Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #2

Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #3 

Tips Jitu Untuk Meningkatkan Traffic Situs atau Blog
===============================================================









ReadFull Article ..

Rabu, 01 Januari 2014

Orang Asli Tidak Puas Hati Diumpamakan Haiwan


JARINGAN Orang Asli (JOAP) meminta kenyataan seorang pegawai kanan di bahagian penguatkuasaan Jabatan Perhilitan disiasat kerana mendakwa masyarakat Orang Asli sama dengan haiwan.

Pegawai daripada Taman negara Kuala Krau itu didakwa menulis di laman sosial Facebook “OA (Orang Asli) jangan jadi ibarat haiwan, merayau di situ ada hutan, di situ tanah mereka,”.

Kakitangan itu dikatakan mempertahankan tindakan kerajaan meletakkan pagar berdawai sepanjang Sungai Krau untuk keselamatan hidupan liar di taman negara itu.

Masyakarat Orang Asli bagaimanapun melihat langkah itu menjejaskan kehidupan mereka.

“Saya amat kecewa dengan kenyataan tersebut, seoalah-olah Orang Asli bukan manusia…,” kata seorang tok batin yang dikenali sebagai Mhd Kuang dalam kenyataan daripada JOAP hari ini.

Beliau malah membangkitkan soal pendudukan di kawasan itu yang mana sebelum Perhilitan, Orang Asli sudah lama menduduki kawasan itu.

“Kita yang memberi nama bukit-bukit dan gunung (di hutan) tetapi mengapa Perhilitan cakap macam itu,” katanya.
ReadFull Article ..